Senin, 24 Juli 2017

Renungan Harian GML : Bertobat

SABDA, 24-7-2017

BERTOBAT: MENGUBAH GAGASAN DAN CARA BERPIKIR MENURUT GAGASAN DAN CARA BERPIKIR YESUS

BACAAN

Kel 14:5-18 – “Mereka akan insaf bahwa Aku ini Tuhan, apabila Aku menampakkan kemuliaan-Ku terhadap Firaun”

Mat 12:38-42 – “Kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus”

RENUNGAN
1.Ay 38 – Tujuan Orang-orang Parisi dan ahli kitab minta sebuah tanda/mukjijat, supaya mereka bisa memverifikasi dan menguji apakah Yesus benar-benar utusan Allah menurut gambaran dan harapan mereka. Mereka menginginkan Yesus mengikuti kriteria mereka dan menempatkan-Nya dalam kerangka Mesias menurut gambaran mereka. Mereka tidak mau membuka dialog dengan Yesus. Mereka tidak mau memahami apa saja yang telah dibuat oleh Yesus.

2.Ay 39 – Yesus tidak menuruti apa yang mereka mau. “Angkatan yang jahat dan tidak setia ini menuntut suatu tanda. Tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus.” Menurut orang-orang Parisi dan ahli Kitab, kata-kata Yesus tersebut dianggap mengadili  mereka. Karena tidak mau membuka hati terhadap Yesus, maka orang-orang Parisi dan ahli kitab digolongkan sebagai buta. Seseorang yang menutup mata pasti tidak bisa melihat. Maka hanya tanda Yunus yang diberikan kepada mereka.

3.Ay 40-41 – Ada yang lebih besar daripada Yunus. “Seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam.” Melihat ke masa depan, tanda yang paling besar yang akan diberikan Yesus kepada mereka adalah kebangkitan –Nya. Yesus yang mereka hukum mati dan mati di kayu salib, dibangkitkan oleh Allah. Yesus berkata: “Pada waktu penghakiman, orang-orang Niniwe akan bangkit bersama angkatan ini dan menghukumnya juga. Sebab orang-orang Niniwe itu bertobat setelah mendengar pemberitaan Yunus.” Kunci untuk melihat tanda-tanda Yesus adalah bertobat. Orang Parisi dan ahli Kitab tidak mau bertobat, padahal Yesus lebih besar daripada Yunus.

4.Ay 42 – Pertobatan orang-orang Niniwe dikaitkan dengan ratu dari Selatan, sebab ketika ia mendengarkan kebijaksanaan Salomo, ia bertobat dan ia akan menghukumnya juga; menghukum orang-orang yang tidak mau bertobat, seperti orang-orang Parisi dan para ahli Taurat itu.

5.Bertobat berarti berubah total secara moral. Berarti juga mengubah gagasan dan cara berpikir, sesuai dengan gagasan dan cara berpikir Yesus. Bagaimana dengan diriku?

🇮🇩MS🇮🇩 www.berkat.id

0 komentar:

Posting Komentar