Rabu, 27 September 2017

Renungan Harian GML : DIPANGGIL UNTUK MEWARTAKAN KABAR GEMBIRA


SABDA, Rabu, 27-9-2017

BACAAN
Ezra 9:5-9 – “Dalam masa perbudakan, kami tidak Engkau tinggalkan, ya Tuhan”
Luk 9:1-6 – “Ia mengutus para murid mewartakan Kerajaan Allah dan menyembuhkan orang-orang sakit”

RENUNGAN
1.Ay 1-2 – Pengutusan Duabelas murid. “Yesus memanggil kedua belas murid-Nya, lalu memberikan tenaga dan kuasa kepada mereka untuk menguasai setan-setan dan untuk menyembuhkan penyakit-penyakit.” Sebelum menjalankan tugas perutusan, mereka menerima tenaga dan kuasa untuk mengusir setan-setan, menyembuhkan penyakit dan mengumumkan Kerajaan Allah.

2.Ay 3 – Yesus mengirim mereka dengan syarat ini: “Jangan membawa apa-apa dalam perjalanan, jangan membawa tongkat atau bekal, roti atau uang, atau dua helai baju.” Arti dari kata-kata Yesus tersebut:  Yesus mewajibkan para murid-Nya untuk percaya pada keramahtamahan  orang-orang yang dikunjungi. Para murid harus yakin bahwa mereka akan diterima dan disambut. Sebaliknya, murid-murid orang-orang  Parisi, Esseni, dan Zelot membawa kantong berisi bekal makanan, karena mereka tidak percaya yang diberikan orang lain karena najis dan haram. Bagi Yesus, pewartaan Kabar Gembira tidak boleh memisahkan diri dari orang lain, bersedia makan dengan makanan yang mereka hidangkan.

3.Ay 4-5 – Mereka harus tetap berada di rumah pertama di mana mereka masuk sampai mereka meninggalkan tempat itu. Artinya: Para murid harus tinggal dan  bekerja bersama mereka. Dengan kata lain, mereka harus berpartisipasi di dalam hidup dan kerja mereka. Dalam suasana seperti itu, para murid berkesempatan berbagi iman dan pergulatan hidup.

4.Ay 6 – Mereka berangkat. Tidak hanya Yesus, tetapi semua kelompok pergi untuk mengumumkan Kabar Gembira kepada semua orang. Jika khotbah Yesus menyebabkan konflik, sekarang, dengan khotbah semua kelompok orang beriman, akan ada konflik yang lebih besar.

5.Perutusan yang sama dipercayakan kepada kita. Kita dipanggil untuk mewartakan Injil dengan membantu membebaskan orang-orang dari kekuatan-kekuatan negatip, ketergantungan obat bius, orang-orang  yang terbelenggu oleh karena kekurangan mereka. Kita dipanggil untuk menjadi sumber penyembuhan. Kita dipanggil untuk hidup sederhana namun tetap rendah hati.

🇮🇩MS🇮🇩 www.berkat.id

0 komentar:

Posting Komentar