Kamis, 28 September 2017

Renungan Harian GML : Sudahkah Aku Memberi Kesaksian Tentang Yesus Kepada Orang di Sekitarku? "


Bacaan Liturgi 28 September 2017

Kamis Pekan Biasa XXV
PF S. Wenseslaus, Martir
Bacaan Injil
Luk 9:7-9
Yohanes kan telah kupenggal kepalanya. 
Siapa gerangan Dia ini, yang kabarnya melakukan hal-hal besar itu?

Ketika Herodes, raja wilayah Galilea, mendengar segala yang terjadi, 
ia merasa cemas, sebab ada orang yang mengatakan, 
bahwa Yohanes telah bangkit dari antara orang mati.
Ada lagi yang mengatakan, bahwa Elia telah muncul kembali, 
dan ada pula yang mengatakan, 
bahwa seorang dari nabi-nabi zaman dahulu telah bangkit.
Tetapi Herodes berkata, "Yohanes kan telah kupenggal kepalanya. 
Siapa gerangan Dia ini, yang kabarnya melakukan hal-hal besar itu?" 
Lalu ia berusaha supaya dapat bertemu dengan Yesus.

Renungan : 

Ada satu peristiwa di SMP Negri 2 Girimulyo yang masih saya ingat hingga sekarang. Peristiwanya terjadi sekitar tahun 1985. Saat itu saya masih kelas 1 SMP. Teman-teman saya kebanyakan badannya lebih besar dibandingkan dengan badan saya. Beberapa teman yang badannya lebih besar kadang-kadang mengganggu saya. Salah seorang menendang saya. Saya hanya diam saja. Dia ulangi lagi menendang saya. Saya tetap diam saja. Saya tidak marah, tidak merasa jengkel, tidak merasa tersakiti. Saya tersenyum saja. Saya bahkan tidak merasa direndahkan. 

Pada waktu itu saya sedang merasa sangat bahagia. Saya bahagia karena baru saja mengikuti pelajaran Agama Katolik. Dalam pelajaran itu dijelaskan bagaimana Yesus menderita sengsara dan dalam penderitaan itu Yesus mendoakan orang yamg menganiaya Dia. Itulah keutamaan yang mengagumkan dari Yesus yang membuat saya begitu bahagia. Kebahagiaan itu tidak bisa dikalahkan dan disingkirkan oleh sikap teman yang mau mengganggu saya. 
Ada teman yang melihat reaksi saya itu. Dia seorang muslim. Dia berkomentar, “Kok orang Katolik kalau disakiti tidak mau membalas ya!” Kata-kata itulah yang membuat saya masih ingat akan peristiwa itu. 

Sikap tidak membalas dendam ternyata menjadi kekhasan orang Katolik. Orang mengetahui adanya sesuatu yang berbeda pada orang Katolik. Sesuatu yang berbeda itulah yang membuat orang penasaran dan bertanya-tanya, “Kok bisa begitu ya?”
Seperti dalam Injil hari ini Yesus juga telah membuat Herodes penasaran. “Siapa gerangan Dia ini, yang kabarnya melakukan hal-hal demikian?" Lalu ia berusaha supaya dapat bertemu dengan Yesus. (Luk 9:9). Begitulah, seperti Yesus membuat banyak orang penasaran pada masa hidup-Nya, karya Allah yang terungkap dalam Gereja Katolik sering juga membuat penasaran orang. Banyak orang berusaha member jawaban tentang siapa Yesus. Kalau ada orang di sekitar kita penasaran dan mempertanyakan siapa Yesus, kita dipanggil untuk memberikan kesaksian iman kita. Siapa Yesus bagi kita. Dia adalah Tuhan yang akan memberikan damai sejati kepada orang yang percaya. 

Kita bisa mengenal Yesus dari bacaan Kitab Suci.
Sudahkah aku membaca Kitab Suci setiap hari? Sudahkah aku memberi kesaksian tentang Yesus kepada orang di sekitarku? 

Oleh : Romo Supriyono Venantius SVD

0 komentar:

Posting Komentar