Selasa, 31 Oktober 2017

Renungan Harian GML : KERAJAAN ALLAH HADIR DAN MENGUBAH HIDUP MENJADI BARU


SABDA, Selasa, 31-10-2017

BACAAN
Rom 8:18-25 – “Dengan sangat rindu seluruh makhluk menantikan saat anak-anak Allah dinyatakan”

Luk 13:18-21 – Kerajaan Allah “seumpama biji sesawi, yang diambil dan ditaburkan orang di kebunnya; biji itu tumbuh dan menjadi pohon dan burung-burung di udara bersarang pada cabang-cabangnya.”

RENUNGAN
1.Kerajaan Allah seumpama biji sesawi. Biji sesawi dikenal umum di Palestina, terutama dekat Danau Galilea. Dikenal karena biji tersebut sangat kecil. Para murid diharapkan memiliki iman sebesar biji sesawi ini (Luk 17:6). Keistimewaan dari biji ini adalah ketika ditaburkan dan ketika ia sudah menjadi pohon. Proses pertumbuhan dari biji menjadi pohon sangat luar biasa. Kerajaan Allah berproses seperti biji sesawi tersebut. Kerajaan Allah tumbuh dalam hati manusia yang menerima Sabda Kristus. Pertumbuhannya tidak bisa dilihat, namun membawa perubahan dari dalam. Ia menjadi manusia baru dalam Kristus; ia berbagi sukacita kepada orang lain.

2.Kerajaan Allah sama dengan ragi. Dalam kebudayaan Hibrani, ragi dianggap sebagai sesuatu yang buruk, maka ragi disingkirkan dari rumah-rumah mereka agar tidak mencemari pesta Paskah yang selalu memakai roti tanpa ragi. Para pemimpin keagamaan menolak Kerajaan Allah diumpamakan dengan ragi. Tetapi para pembaca menyadari kekuatan dari ragi tersebut: dari jumlah yang sangat sedikit tetapi mampu membuat adonan mengembang. Ragi ini, yang tercampur dan tersembunyi dalam tiga takar tepung, setelah beberapa saat mengkhamiri seluruh adonan dan mengembang.

3.Ketika seseorang menerima Sabda Tuhan,  ia menghasilkan perubahan dalam dirinya; ia menerima kehidupan baru, yaitu hidup dalam kasih. Ia dipanggil untuk membagi kasih Kristus tersebut kepada setiap orang yang ia jumpai. Mulai dari cara yang sederhana: tersenyum, memberi bantuan, menjadi pendengar yang baik. Dengan cara tersebut Kerajaan Allah hadir. Pertanyaan bagi kita adalah: apakah kita siap membangun Kerajaan Allah atau mengabaikan Kerajaan Allah?

4.”Datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di atas bumi seperti di dalam surga.”

Rm.  Maxi Suyamto

0 komentar:

Posting Komentar