Senin, 25 Desember 2017

Renungan Natal : “Firman telah menjadi manusia”

Natal 25 Desember 2017

Yoh 1:1-18
“Firman telah menjadi manusia”

“Pada mulanya adalah Firman dan Firman itu bersama-sama dengan Allah. Dan Firman itu adalah Allah. Ia pada awal mulanya ada bersama dengan Allah” (Yoh 1:1-2). Dari ayat ini, kita diajak tuk kembali kepada Kisah Penciptaan di Kejadian 1:1-2:4.

Pada Kejadian 1:3, pada hari pertama penciptaan, “Berfirmanlah Allah: ‘Jadilah Terang.’ Lalu terang itu jadi.” Dari ayat ini, kita diajak tuk memahami Injil hari ini, bahwa “terang” itu telah benar-benar hadir di tengah-tengah kita – “Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang” (Yoh 1:9). Dan di hari yang terakhir, Allah menciptakan manusia (Kej 1:26), dan kini “Firman” itu telah benar-benar menjadi manusia dalam diri Tuhan Kita, Yesus Kristus (Yoh 1:14), “Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.”

Jadi, Natal pada intinya adalah sebuah perayaan yang merayakan kehadiran Tuhan kita yang mau bersolider dengan kita. Tuhan yang mau menjadi (a) “terang” dan (b) “manusia” bagi kita. Tuhan yang tidak lagi jauh, melainkan Tuhan yang begitu dekat. Tuhan yang mau merasakan apa yang dirasakan oleh manusia. Ia dilahirkan; Ia disusui; Ia berjalan di tanah yang kita injak; Ia makan makanan yang kita makan; bahkan Ia menghirup udara yang kita hirup saat ini. Inilah Tuhan kita – “Tuhan Yang Maha Dekat”.

Maka pesan Natal pun sungguh sangat sederhana, “Maukah kita menjadi ‘terang’ dan ‘manusia’ bagi sesama kita, khususnya mereka yang tersingkirkan, terlupakan, dan tak dicintai?”

Selamat Natal 2017
Semoga Damai Natal selalu menyertai kita!

Rm Nikolas Kristiyanto SJ

0 komentar:

Posting Komentar