Jumat, 16 Maret 2018

Renungan Harian GML : KEBENARAN, KEADILAN DAN CINTA KASIH TELAH HILANG



BACAAN
Keb 2:1a.12-22 – “Hendaklah kita menjatuhkan hukuman mati yang keji terhadapnya”

Yoh 7:1-2.10.25-30 – “Mereka berusaha menangkap Dia, tetapi tidak ada seorang pun yang menyentuh Dia, sebab saatnya belum tiba"

RENUNGAN
1.Orang-orang yang membela kebenaran dan keadilan bagi orang banyak selalu dalam ancaman bahaya maut. Munir mati diracun. Novel Baswedan disiram air keras dan cacat permanen. Yesus berbicara tentang kebenaran dan kasih Allah bagi semua orang, maka muncullah perlawanan dari para penguasa terhadap Yesus, dan akhirnya mereka menjatuhi Dia hukuman mati (Yoh 11:45-54).

2.Yesus memutuskan untuk pergi ke Yerusalem merayakan pesta Pondok Daun. Ia ke Yerusalem dengan diam-diam karena diancam akan dibunuh. Ketika di Yerusalem, Ia berbicara di depan umum kepada mereka yang ingin mendengarkan-Nya. Mereka tahu bahwa Yesus berasal dari Nasaret, tetapi tidak tahu dari mana asal Mesias. Mereka juga tidak tahu tentang panggilan dan misi Yesus yang diterima dari Bapa.

3.Maka Yesus berbicara tentang asal-usul-Nya. “Aku datang bukan atas kehendak-Ku sendiri, tetapi Aku diutus oleh Dia yang benar yang tidak kamu kenal. Aku kenal Dia, sebab Aku datang dari Dia dan Dialah yang mengutus Aku.” Dengan kata-kata tersebut, mereka ingin menangkap Dia, tetapi tak seorang pun bisa menyentuh-Nya, “sebab saatnya belum tiba.” Yang disebut “saat” adalah kematian Yesus. “Saat” tidak ditentukan oleh para penguasa, tetapi oleh Yesus sendiri.

4.Bagi para pembela kebenaran dan keadilan, keselamatan orang lain jauh lebih penting daripada keselamatan dirinya sendiri. Yesus telah mengurbankan diri sampai wafat di kayu salib demi keselamatan semua orang. Siapkah aku meneladani Yesus?

Jum’at, 16.3.18 –
Rm Maxi Sriyanto

0 komentar:

Posting Komentar