Rabu, 07 Maret 2018

Renungan Harian GML : Yesus Datang untuk Menggenapi Hukum Taurat, Kitab Para Nabi.

Bacaan Liturgi 07 Maret 2018

Hari Biasa Pekan Prapaskah III
PW S. Perpetua dan Felisitas, Martir
Bacaan Injil
Mat 5:17-19

Dalam khotbah di bukit Yesus berkata kepada murid-murid-Nya,
"Janganlah kamu menyangka,
bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat
atau kitab para nabi.
Aku datang bukan untuk meniadakannya,
melainkan untuk menggenapinya.
Karena Aku berkata kepadamu:
Sungguh, selama belum lenyap langit dan bumi ini,
satu iota atau satu titik pun
tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat,
sebelum semuanya terjadi.
Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah Taurat
sekalipun yang paling kecil,
dan mengajarkannya demikian kepada orang lain,
ia akan menduduki tempat-tempat yang paling rendah
di dalam Kerajaan Surga.
Tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan
segala perintah Taurat,
ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga."


Renungan
Hari Rabu Prapaskah III, 07 Maret 2018
Mat 5:17-19, Yesus datang untuk menggenapi hukum Taurat, kitab para nabi.

Tak seorang pun mampu memenuhi Taurat dan kitab para nabi, semua orang harus dihukum dan Yesus memenuhi hukuman itu.

Yang kita kenal sebagai hukum Taurat adalah lima kitab gulungan Musa, yakni Kitab Kejadian, Keluaran, Imamat, Bilangan, Ulangan. Kitab Kejadian terdiri dari 50 bab, Kitab Keluaran terdiri dari 40 bab, Kitab Imamat terdiri dari 27 bab, Kitab Bilangan terdiri 36 bab, dan Kitab Ulangan terdiri dari 34 bab. Kalau kita mau membaca seluruh bab itu, membutuhkan waktu yang lama. Membaca saja sudah kewalahan, apa lagi harus mentaati semua yang tertulis di situ.

Kitab para nabi terdiri dari kelompok Nabi Awal, yakni Yosua, Hakim-hakim, Samuel, Raja-raja; lalu ada kelompok Nabi-nabi Kemudian yakni, Yesaya, Yeremia, Yehezkiel. Di dalam kelompok Nabi-nabi kemudian ini ada yang disebut 12 Nabi kecil, yakni Hosea, Yoel, Amos, Obaja, Yunus, Mikha, Nahum, Habakuk, Zefanya, Hagai, Zakaria dan Maleaki. Seluruhnya ada 20 Kitab Nabi-nabi. Masing-masing kitab masih ada bab dan ayat. Siapa yang mampu memahami seluruhnya secara detail? Jika pun ada yang mampu menghafalkannya, siapa yang mampu mentaati seluruh perintahnya? Sepertinya tak satu pun yang mampu mengikuti seluruh aturan dan tuntutan di dalamnya.

Jelas sekali bahwa di hadapan Taurat dan kitab para nabi, tak seorang pun akan lolos dari hukuman. Tak satu pun selamat. Semua harus dihukum. Hukuman itu telah dijalani oleh Yesus melalui kematian-Nya. Yesus datang untuk menggenapi hukum Taurat dan kitap para nabi.

Rm Supriyono Venantius SVD

1 komentar: