Kamis, 24 Mei 2018

Renungan Harian GML : HIDUP YANG MENGHASILKAN BUAH BERLIMPAH



BACAAN
Yak 5:1-6 – “Keluhan mereka ... telah sampai ke telinga Tuhan semesta alam”

Mrk 9:41-50 – “Barangsiapa menyesatkan salah seorang dari anak-anak kecil yang percaya ini, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia dibuang ke dalam laut”

RENUNGAN
1.Siapa yang dimaksud dengan anak-anak kecil yang percaya? Mereka adalah orang-orang kecil, orang-orang miskin, lemah dan tersingkir. Mereka tidak punya status sosial di masyarakat, bahkan mereka tidak diperkenankan ambil bagian dalam kegiatan masyarakatnya.

2.Menyesatkan orang-orang kecil merupakan skandal. Arti  skandal adalah batu yang berserakan di sepanjang jalan. Orang yang berjalan tersandung-sandung, sehingga jalannya terbelokkan dari jalan yang benar. Harus kita ketahui bahwa orang-orang kecil tidak memiliki daya. Menyesatkan orang-orang kecil berarti membelokkan jalan mereka sehingga mereka kehilangan harapan, putus asa, bahkan kehilangan iman. Padahal, orang-orang kecil adalah mereka yang dikasihi Tuhan Yesus.

3.Maka kita harus mengasihi mereka. Untuk itu kita perlu memiliki garam di dalam hidup kita, artinya hidup yang selalu mengandung kebaikan, memberi dampak positip bagi kehidupan orang banyak, terutama orang-orang kecil. Sebaliknya bila hidup  tidak melakukan kebaikan, bahkan menyesatkan orang lain, lebih baik bila ia tidak hidup; lebih baik bila ia tidak pernah hadir di dunia ini. “Lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia dibuang ke dalam laut.”

Mana yang harus kita pilih: Hidup menjadi berkat atau hidup menjadi laknat?

Maxi Sriyanto

0 komentar:

Posting Komentar