Jumat, 01 Juni 2018

HIDUP YANG MENGHASILKAN BUAH

HIDUP YANG MENGHASILKAN BUAH

BACAAN
1Ptr 4:7-13 – “Jadilah pembagi rahmat Allah yang beraneka ragam”

Mrk 11:11-26 – “Bukankah ada tertulis: Rumah-Ku akan disebut rumah doa bagi segala bangsa? Tetapi kamu ini telah menjadikannya sarang penyamun!”

RENUNGAN
1.Pohon ara merupakan sumber makanan bagi orang-orang Israel. Yesus yang sedang lapar mendapati pohon ara yang penuh dengan daun tetapi tanpa buah sama sekali. Dan Yesus mengutuk pohon tersebut. Apa makna dari tindakan Yesus tersebut? Yesus datang ke tengah-tengah Umat-Nya dan Yesus menginginkan buah-buah kesucian dan perbuatan-perbuatan baik, namun yang Ia dapatkan hanyalah praktek keagamaan yang hiruk pikuk, tetapi tidak membangun kehidupan sama sekali.

2.Hal yang sama ditunjukkan Umat Allah ketika Yesus memasuki Bait Suci. Yesus mendapati praktek keagamaan yang sudah menyimpang; mereka telah mengubah fungsi bait Allah menjadi tempat perdagangan dan sarang penyamun, bukan tempat penyembahan kepada Allah.

3.Yesus mengharapkan buah-buah kesucian dan perbuatan-perbuatan baik dari Umat-Nya, namun tidak mendapatkan. Hidup Umat Allah tidak memiliki kedalaman rohani sama sekali, namun demikian mereka tetap saja sombong, penuh ambisi, dan kegiatan mereka hanya demi dilihat orang. Mereka adalah bangsa yang tegar tengkuk, tidak setia, dan tertutup terhadap Sabda Tuhan.

4.Kita adalah Umat Allah yang baru yang diharapkan berbuah di mana saja kita berada. Sebagai citra Allah sudah seharusnya kita menampakkan ke-Allahan, kemuliaan-Nya, kebesaran-Nya, dan kebaikan-Nya. Seperti itulah hidup yang  berbuah.

MS, 1.6.18, berkat.id

0 komentar:

Posting Komentar