Senin, 23 Juli 2018

"KAPEL YANG BARU RASANYA. ..WIH... APIK TENAN.... NYEESSS. ..SUASANA YANG LANGSUNG ADEM" (Mgr Rubiyatmoko)



PEMBERKATAN KAPEL,  PANTI IMAM DAN TEMPAT TRANSIT PEZIARAH GML OLEH MGR.  ROBERTUS RUBIYATMOKO


Pembanguan Panti Imam, Kapel Joglo Goa Maria Lawangsih, tempat transit peziarah sudah mencapai tahap Finishing (sekitar 90%). Pembangunan ini memakan waktu +- 5 bulan dan dibiayai oleh donatur dari para peziarah.  

Bertepatan dengan pemberian Sakramen Penguatan di Gereja Pelem Dukuh (Sabtu 21 Juli 2018), Bapa Uskup Mgr. Robertus Rubiyatmoko memberkati Kapel, Panti Imam dan tempat transit peziarah Goa Maria Lawangsih.

Prosesi diawali dengan laporan singkat dari ketua pengelola Goa Maria Lawangsih (Bp. Th. Supino)  dilanjutkan prakata yang cekak dan tidak aos (ulas Mgr Ruby) dari Romo Modestus Supriyanta Pr sebagai Romo Paroki Gereja Pelem Dukuh,  untuk mempersilahkan Bapa Uskup memulai doa pemberkatan. 

Doa bersama dipimpin Bapa Uskup sambil menumpangkan tangan, dilanjutkan pemotongan pita sebagai simbolis "pengesahan" bahwa kapel sudah diberkati dan sudah bisa dipakai untuk beribdah. Acara dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti dan pemercikan air suci baik di kapel maupun di panti imam. Tak lupa salib-salib yg akan dipasang di panti imam diberkati dan di perciki air suci oleh Mgr Ruby. 


Kesan pesan Mgr.  Robertus Rubiyatmoko untuk Goa Maria Lawangsih : 
Kapel yang baru rasanya ..wih..apik tenan …nyes…suasana yang langsung adem inilah yang saya rasakan ketika memasuki kompleks Goa Maria Lawagsih. Ini bagi saya kedua kalinya saya kesini…beberapa waktu yang lalu saya kesini dengan suasana yang sudah sangat mengesankan apalagi sekarang sudah ditambah dengan banguna-bangunan yang baru : kapel –pendopo - rumah transit. Bagi saya ini makin menyempurnakan dan melengkapi umat yang ingin memuji Tuhan, ingin bertemu Tuhan dengan perantaraan Bunda Maria.
Tadi ketika saya kembali berdoa dengan Bunda Maria dan Tuhan Yesus didalam sana rasanya sungguh-sungguh ada suasana yang sagat  lain sekali dari waktu lalu.Pada Bunda Maria dan Tuhan Yesus saya hanya meminta dan memasrahkan umat di Keuskupan Agung Semarang pada pendampingannya. Saya sungguh merasakan betapa Bunda Maria dan Tuhan Yesus yang ada ditempat ini sungguh ngopeni dan ngayomi dan menyelenggarakan kehidupan kita dari waktu ke waktu.

Maka nama Lawagsih disini bagi saya bukan hanya karena disini banyak lawanya tapi disini menjadi pintu dimana kita bisa menemuka sih, rahmat anugerah  Tuhan, ditempat ini kita bisa nyadong mengharapkan untuk medapatkan rahmat Tuhan yang berlimpah sesuai apa yang kita butuhkan sesuai kehendak Tuhan. Maka saya sangat mendukung umat siapapun untuk datang ketempat ini untuk bertemu dengan Tuhan dan Bunda Maria bahkan dengan sesama umat beriman. Mudah-mudahan dengan perjumpaan kita dengan Bunda Maria dan Tuhan Yesus ditempat ini semakin membuat kita merasakan ayem tentrem merasakan ademnya Tuhan yang ada di dalam hati kita masing-masing.
Maka Wartakanlah bahwa di tempat  ini ada tempat peziarahan yang sangat bagus, tempat peziarahan yang sungguh-sungguh akan mengarahkan kita kepada suasana hati yag semakin aden semakin ayem dan juga menjajikan anugerah yang berlimpah menjadi kekuatan kita untuk perjuanan selanjutnya.
Maka pada kesempatan ini saya mengucapkan SELAMAT…PROFICIAT…NDHEREK MANGAYUBAGYO atas tempat peziarahan ini dan hadirnya Kapel tempat peribadatan kita - rumah transit para Romo da para peziarah. Semoga bisa dimanfaatkan sebaik mungkin dan semakin mendekaktakan kita pada Tuhan dan sesama. Demikian…matur nuwun..Berkah Dalem dan selamat berziarah.

FOTO SELANGKAPNYA klik disini

0 komentar:

Posting Komentar