Sabtu, 28 Juli 2018

Renungan Harian GML : BILA SAAT PENGHAKIMAN TIBA



BACAAN
Yer 7:1-11 – “Sudahkah menjadi sarang penyamun rumah yang atasnya nama-Ku diserukan?”

Mat 13:24-30 – “Biarkanlah keduanya tumbuh bersama sampai waktu menuai tiba”

RENUNGAN
1.Sebagai orang beriman, rahmat yang paling indah dan menakjubkan adalah Baptisan. Rahmat ini sebenarnya tidak patut kita terima, karena kita adalah orang-orang berdosa. Memang, kita dipilih Allah dari ladang yang tandus dan Ia menawarkan kepada kita ladang Kerajaan Surga. Hidup kita dibuatnya tumbuh dengan subur. Tuhan pun menaburkan benih gandum di dalam diri kita agar menghasilkan buah berlimpah.

2.Namun dalam perjalanan hidup ini, kita suka jatuh ke dalam dosa karena kelemahan-kelemahan. Pada saat berdosa itulah ladang di dalam hidup kita ditumbuhi ilalang. Terkadang ilalang tumbuh dengan suburnya. Bila hal ini terus berlanjut dan dibiarkan, maka kita tidak akan menghasilkan buah dan tidak menerima mahkota Kerajaan Allah.

3.Namun demikian Allah tetap memberi kesempatan agar gandum tetap tumbuh di dalam diri kita. Jadi masih ada harapan dan kesempatan baru, karena kerahiman Allah yang tanpa batas. Tuhan masih memberi waktu kepada kita agar kita bisa membersihkan ilalang dalam hidup kita dan menumbuhkan gandum agar menghasilkan buah berlimpah saat panen.

4.Dengan cara apa kita membersihkan ilalang dalam diri kita?

5.Doa: “Tuhan, kami bersyukur atas kerahiman-Mu yang tanpa batas. Kami bersyukur karena Engkau sabar terhadap kami, mencintai kami seperti adanya kami, dan selalu mendorong kami untuk terus bertumbuh seturut kemampuan kami. Tuhan, kami berjanji untuk menghasilkan buah berlimpah.”

MS, 28.7.18, berkat.id

0 komentar:

Posting Komentar