Minggu, 08 Juli 2018

Renungan Harian GML : MENGUBAH CARA PANDANG



BACAAN
Yeh 2:2-5 – “Mereka adalah kaum pemberontak! Tetapi mereka akan mengetahui bahwa seorang nabi ada di tengah-tengah mereka”

2Kor 12:7-10 – “Aku lebih suka bermegah atas kelemahanku, agar kuasa Kristus turun menaungi aku”

Mrk 6:1-6 – “Seorang nabi dihormati di mana-mana kecuali di tempat asalnya sendiri”

RENUNGAN
1.”Seorang nabi dihormati di mana-mana kecuali di tempat asalnya sendiri.” Hanya karena latar belakang keluarga, orang-orang Nasaret tidak percaya dan menolak Yesus. Apa alasannya? Mereka tidak bisa menerima bahwa Allah dan kuasa-Nya hadir dalam diri Yesus, orang biasa, anak tukang kayu dan tetangga mereka.

2.Tidak ada penerimaan dan tidak percaya kepada Yesus, akibatnya fatal: Yesus tidak membuat mukjijat  untuk mereka. Mereka kehilangan rahmat Allah bahkan keselamatan kekal.

3.Sama seperti orang-orang kampung halaman Yesus, kita juga sering berprasangka buruk terhadap orang lain berdasarkan latar belakang: pendidikan, agama, suku, asal-usul. Kita tertutup untuk melihat keunikan dan kelebihan orang lain. Dengan sikap hidup seperti ini, sama seperti orang-orang sekampung Yesus, kita juga akan kehilangan rahmat bahkan keselamatan kekal.

4.Terus kudu piye? Mengubah cara pandang. Memandang orang lain dengan sudut pandang positip, melihat keunikan dan kelebihannya daripada melihat apa yang negatip. Hanya dengan cara demikian kita akan berkelimpahan rahmat Allah dan selalu membuka kesempatan Allah membuat mukjijat dalam hidup kita.

maSRIyanto, 8.7.18,

0 komentar:

Posting Komentar